Liburan untuk Otak Kanan

Minggu depan, kampusku sudah memasuki liburan musim dingin. Cukup lama, sampai tanggal 3 Januari 2010. Karena bersama mas tidak berencana ke mana-mana, alias cuma di rumah saja, ada beberapa agenda yang sudah tergambar di otak, kegiatan untuk mengisi waktu liburan. Yang jelas harus memberikan dampak positif untuk diri sendiri, terutama bagi otak kanan.

Menginstal ubuntu Karmic Koala di komputer, menggantikan Jaunty Jacklope sudah dilakukan kemarin. Di bantu oleh mas, sambil menemani aku belajar membuat kue, yang berakhir dengan bantat 😦

Biasanya, aku yang lebih dahulu menginstal ubuntu di laptopku, kalau semuanya berjalan dengan baik, mas juga akan menginstal di laptopnya. Laptop mas agak rewel, dan memerlukan utak-atik sehingga ubuntunya bisa berjalan dengan mulus.

Akhir November 2009, cd ubuntu kiriman dari canonical sudah sampai di apartemen kami. Setelah aku coba di laptop, cd ubuntu dengan cover jingga itu tidak dikenali di laptop. Sepertinya permasalahan klasik seperti dulu-dulu. CD/DVD Driver laptopku selalu saja tidak mengenali cd dengan kualitas baik -yang tentu berbanding lurus dengan harganya yang relatif mahal-. Pengalaman berteman dengan laptop ini hampir 2 tahun membuktikan cd dengan harga yang kadang sangat murah bisa dibaca dengan sukses. Anehnya!

Dan triknya adalah meminta mas mengkopi cd ubuntu itu di cd yang bisa dibaca oleh laptop ku. Karena mas tinggal di Shimoda, dan balik ke Chiba sebulan sekali, tentu setiap pulang jarang membawa laptopnya, maka pilihan membawa cd ubuntu itu ke Shimoda adalah yang paling tepat. Dan aku selalu menunggu kepulangan mas di bulan Desember untuk membawa cd ubuntu pesananku.

Ternyata, saat di Shimoda dan hendak mengkopi cd ubuntu ke cd yang sudah aku beli di koperasi mahasiswa di kampus -tentu yang harganya murah- mas mencoba cd ubuntu itu di laptopnya, dan bisa bekerja dengan baik. Alhasil, untuk Karmic Koala kali ini aku kalah start dengan mas. Bahkan, mas sudah mereview diblognya.

Karena mesti fresh install -permasalahan klasik lagi yaitu terbatasnya kapasitas hardisk yang hanya 80 Giga tidak memungkinkan untuk mengganti Jaunty dengan Karmic melalui upgrade– maka aku biasanya memerlukan waktu agak lama, maklumlah dilakukan dengan menyambi pekerjaan yang lain. Dan mempermak Karmic ini adalah menjadi salah satu agenda liburan kali ini.

Agenda yang lain adalah belajar membuat kue. Ini untuk memenuhi keinginan pribadi untuk memberikan kue dengan dekorasi cantik di tanggal 29 Des nanti ke mas. Hari itu hari yang spesial buat kami. Hampir 2 tahun bahtera rumah tangga ini kami kayuh. Masih di awal perjalanan. Dua kali membuat kue dengan hasil akhir bantat, sebenarnya meninggalkan trauma di hati. Apa memang tidak berbakat yah? Tapi, kata mas yang membesarkan hati, selalu berkata: dulu juga tidak bisa masak sayur dan lauk-pauk kan? semangat yah bikin kuenya. Apalagi melihat mas begitu menghargai perjuangan istrinya membuat kue. Beliau menghabiskan kue yang bantat itu, tentu setelah bagian yang benar-benar tidak bisa dimakan sudah menjadi  penghuni kantong plastik sampah di dekat jemuran kami.

Agenda yang terakhir adalah menyelesaikan PR-PR kelas bahasa Jepang. Sudah mulai terbengkalai dan terkalahkan dengan pekerjaan rutinan melototi Awk, GnuPlot, Bash Script untuk menghasilkan gambar yang sesuai dengan keinginan sensei. Seminar di minggu pertama bulan Januari sudah di ambang pintu dan target dari sensei mesti terselesaikan dengan gambar yang sempurna. Tapi, selama liburan pengen mencoba menjaga jarak dulu dengan Awk dkk. Paling tidak membuat otak berfikir: oh ternyata makanan harian fety tidak hanya Awk dkk. Masih ada yang lain yang membuat otak kanan juga bisa berkembang dengan sempurna.

Semoga liburan kali ini memang menyenangkan untuk otak kananku. Paling tidak, liburan kali ini bisa menjadi senam otak dengan menyeimbangkan perkembangan otak kanan dan otak kiri.

Happy holiday!

PS: Selamat hari ibu untuk semua ibu di dunia. Kali ini tidak ada postingan atau tulisan tentang hari ibu. Cukup 2 sms untuk ibu di Manna dan ibu mertua di Bojonegoro menjadi penanda bagiku kalau 22 Desember adalah hari istimewa untukku.

@home, at the end of December 2009

Iklan

6 pemikiran pada “Liburan untuk Otak Kanan

  1. Brownies sekarang mendunia terinspirasi dari kue bantat. Jadi jangan kecewa jika memasak kue hasilnya bantat. Anggap saja brownies rasa baru rasa ubuntu.

    SElamat menikmati liburan berhasil menyeimbangkan otak kanan dan otak kiri dan semoga selalu bahagia. Amin.

  2. assalamu’alaikum mbak fety…
    senangnya sekarang sudah lebih sering bisa ketemuan sama masnya 🙂

    soal kue bantet sih biasa 🙂
    kalo mo kue yang anti bantet, kenapa nggak coba bikin brownies kukus aja?
    selain simple, juga nggak perlu pake oven. cukup dikukus di dandang nasi yang sudah panas 🙂

    happy anniversary ya ^_^

  3. Hari ini tepat tanggal 29 Desember 2009
    Selamat ultah pernikahan, semoga menjadi keluarga yang sakinah….

    Betapa menyenangkan, akhirnya suami isteri berkumpul di Jepang, walau berbeda kota…pernikahan yang saling memotivasi, semoga kerjasama yang baik berlanjut sampai nanti…keluarga bahagia, karir yang sukses dan anak-anak yang menyenangkan.

    Tapi mana gambar kuenya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s