Menjelang F1 masuk SD

Oktober 2017, F1 menjadi anak 6 tahun. Sekarang TK B. Juli 2018, Insya Allah masuk SD. Sejak Juli 2017, saya survei di 2 SDIT di dekat kantor. Juga bertanya-tanya dengan teman-teman dekat yang menyekolahkan anaknya di dua SDIT tersebut. Sktr bulan Juli dan bulan Agustus 2017, saya survei langsung ke sekolahnya, melihat kondisi kelas, jalannya pembelajarannya dan bertanya dengan Kepseknya langsung.

Untuk SD F1, kami menginginkan SD dengan kriteria;

1. SDIT

2. Di dekat kantor saya dan rumah.

3. Aktivitas sekolah maksimal sholat dzuhur berjama’ah

4. Uang pangkal dan SPP-nya sesuai dengan budget kami

5. Aktivitas pembelajarannya sesuai dengan karakter F1

F1 itu anaknya butuh waktu agak lama untuk beradaptasi dengan lingkungan baru. F1 memang sudah mempunya fokus saat mengerjakan sesuatu hingga selesai, tetapi dia kadang masih ingin punya ruang untuk bergerak.

Akhirnya, saya dan suami memilih SDIT di Pamulang. Tesnya pekan pertama Januari. Pendaftaran dimulai awal Desember.  Untuk menyiapkan F1 saat tes observasi, saya bertanya-tanya dengan guru dan beberapa teman yang sudah menyekolahkan anaknya di sana. Setelah mempunyai gambaran seperti apa tes observasinya, hampir setiap hari saya bercerita ke F1 saat tes nanti ngapain. Dan diiringi dengan kalimat pamungkas “nanti saat tesnya, gak sama ibu ayah yah. F1 bersama teman-teman baru dan guru mengikuti semua aktivitas tes.” Deg-degan sebenarnya, takut F1 ngambek dan gak mau ditinggal.

Pas hari H, selesai makan pagi dan setelah menempung sekitar waktu setengah jam dengan mobil, kami sekeluarga sampai di sekolah tersebut. F1 kami antar ke ruangannya. Ada beberapa teman barunya. Pertama-tama F1 gak mau ditinggal, bahkan sempat teriak dan ngambek. Akhirnya dipuji-puji dan dijanjiin beli yupi, akhirnya mau juga F1 ditinggal. Kami pun menunggu di luar.

Tahap pertama, di kelas yang terdiri dari 18 calon siswa dengan didampingi seorang guru tester dan seorang guru observer, F1 bersama teman-temannya aktivitas awal di ruang kelas, kemudian aktivitas observasi pindah ke lapangan hingga pukul 11.00. Kami mengamatinya dari jauh. F1 cukup merasa mengikuti aktivitas observasi tersebut.

Selesai masa observasi, kami makan di kantin sekolahnya. F2 tertidur di pangkuan saya. F1 bercerita ngapain saja di dalam kelas. Ada menggambar. Ada mencoret. Saya dan suami sesekali menimpali.

Yang agak mengagetkan adalah kesan F1 terhadap tes observasi tersebut.

“Ibu, kata ibu hari ini tes.”, tanya F1 ke saya saat perjalanan pulang.

“Iya, mas, itu tadi tes.”, jawab saya.

“Kalau td namanya main, Ibu.”, timpal F1.

Saya cukup terkesan dengan pertanyaan F1. Semoga sekolah ini memang sesuai dengan karakter F1. Semoga lancar hingga tamat. Aamiin

 

3 pemikiran pada “Menjelang F1 masuk SD

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s