[Serial LDM] Saat Ayah Datang dan Pergi

Karena ide yang datang dengan pertimbangan yang secepat kilat, alhamdulillaah suami bisa merayakan lebaran di Chiba. Beliau mendapat cuti sekitar 5 hari dan ditambah hari libur bersama, alhamdulillaah dikasih waktu berkumpul sekitar dua minggu sama Allaah. Reaksi Fatah dengan kedatangan ayahnya adalah Fatah senang sekali.

“Ibu ga iranai (Ibu gak perlu). Ayah suka.”, katanya. Beberapa kali dua kalimat itu diucapkannya. Mulai dari bangun tidur di pagi hari sampai dengan tidur kembali, Fatah ingin semua hal yang dia kerjakan adalah ditemani ayahnya. Mandi, makan, ke kamar mandi, jalan-jalan, tidur dan lain-lain. Ibunya diabaikan. Kedatangan suami kali ini pas sekali dengan waktunya revisi yang banyak sekali dan paling menentukan dalam perjalanan kuliah. Dicueki Fatah menjadi berkah untuk si ibu, si ibu bisa fokus dengan revisi yang banyak itu.

Suami juga senang banget digandoli Fatah. Fatah lebih senang lagi ngikuti kemana ayahnya pergi. Bahkan, berhari-hari gak mau ke daycare. Gurunya pun dibilangin kalau ayahnya lagi datang, sehingga mereka juga maklum Fatah gak ke daycare berhari-hari.

Dua minggu berlalu. Sejak hari pertama, Fatah selalu dibilangin hari dan tanggal ayahnya akan kembali ke Indonesia. Pertama kali dibilangin dia menolak mentah-mentah kalau suatu saat ayahnya akan kembali ke Indonesia. Mendekati hari kepulangan suami ke Indonesia, akhirnya dia mulai agak menerima.

Di hari H, seusai shalat magrib, suami sudah bersiap-siap menuju ke bandara. Taksi juga sudah menunggu. Fatah dikondisikan melihat kepergian ayahnya dari jendela. Saat berpelukan dengan ayahnya, Fatah menangis, ayah menangis dan ibunya juga menangis. Akhirnya setengah dipaksa, Fatah mau melepaskan pelukannya. Di balik jendela berulang kali memanggil ayahnya yang berada di bawah. Setelah taksi pergi membawa ayahnya, Fatah menangis sejadi-jadinya. Malam itu Fatah rewel. Tidak mau tidur. Rewelnya masih berlanjut hingga hari ini, hari kelima Fatah ditinggalkan ayahnya.

Setiap malam masih memeluk kain ayahnya. Setiap malam juga minta berdoa kalau Fatah kangen ayahnya.

Iklan

9 pemikiran pada “[Serial LDM] Saat Ayah Datang dan Pergi

  1. Senang karena bisa lebaran bersama, tapi sedih saat harus pisah lagi 😦

    Smoga kuliah Fety cepat selesai, dan bisa kembali kumpul bersama keluarga lengkap. Amin

    Mohon maaf lahir batin yaaa. Smoga keberkahan dilimpahkan Allah SWT ketika kita saling ikhlas memaafkan. Amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s