[Serial LDM] Saat Fatah dititipkan

Yang paling aku khawatirkan saat suami gak ada di sisi kami adalah bagaimana Fatah saat aku mesti pulang dari lab lebih dari pukul 7 sore. Fatah biasanya dijemput pukul 6 sore. Kalau memang ada keperluan yang mendesak, Fatah dijemput pukul 7 sore. Nah, tanggal 27 Mei aku ada ujian dimulai pukul 4 sore. Secara perkiraan maksimal pukul 7 sudah selesai, ternyata molor hingga pukul 9 malam baru selesai diskusi dengan Sensei. Di sesi istirahat menjelang shalat magrib, aku mencoba menelpon seorang teman yang dipanggil Okaasan oleh Fatah. Si teman ini memang sudah didaftarkan ke pihak daycare yang akan menjemput Fatah jika aku atau ayahnya Fatah berhalangan.

Berulang kali menelpon Okaasan, ternyata gak kedengaran oleh beliau, akhirnya aku berinisiatif menelpon tetangga gedung. Alhamdulillaah langsung diangkat oleh teman yang baik hati ini. Aku utarakan masalahku dan beliau dengan ringan hati bersedia menjemput Fatah sekitar pukul 7 malam di daycarenya, padahal beliau juga baru pulang dari kampus. Segera setelah memastikan beliau bisa menjemput Fatah, aku menelpon daycare Fatah dan bercerita kalau Fatah dijemput oleh tantenya sore itu. Karena permintaan menjemput ini gak direncanakan jadinya aku gak nitip makanan atau minuman untuk Fatah. Ah, si teman yang baik hati ini membelikan makanan dan minuman kecil untuk Fatah. Saat Fatah kutelpon sekitar pukul 8 malam saat ada sesi istirahat lagi, dia sempat menangis. Aku lebih sedih lagi malam itu. Untuk pertama kalinya Fatah dijemput oleh yang jarang berinteraksi dengannya. Alhamdulillaahnya malam sebelumnya si teman yang baik hati ini sempat ketemu Fatah karena beliau mengantarkan sesuatu ke apato kami. Aku sempat menangis malam itu.

Kali kedua, adalah tanggal 17 Juli, satu minggu menjelang ujian lagi. Kali ini, Profku memnita latihan presentasi dimulai pukul 17.30, itu berarti akan selesai di atas pukul 7 lagi. Karena memang sudah terencana, aku bicara dengan Sensei Fatah kalau pukul 7 malam hari itu Fatah dijemput dengan teman yang sama dengan yang menjemput Fatah sebelumnya. Alhamdulillaah masih bisa menitipkan makanan kecil dan minuman kesukaan Fatah. Malam itu Fatah sempat gak mau masuk ke rumah tantenya. Aku pulang pukul 9 malam lagi dan berbuka serta makan malam dijamu oleh tantenya Fatah itu. Ah, sungguh gak enak rasanya. Fatah dijemput hari itu, aku juga diminta makan malam. Tapi, ada yang menghangat di hatiku. Kami jauh dari keluarga besar, tapi kami punya teman yang sudah melebihi keluarga besar.

Kali ketiga, tanggal 18 Juli, untuk latihan presentasi yang kedua kalinya. Kali ini Fatah tetap dijemput oleh tantenya. Karena sudah kenal, Fatah langsung mau main dengan anak tantenya. Bahkan malam itu dia gak mau diajak pulang.

Kali keempat, tanggal 23 Juli, saat aku ujian lagi. Ujian dimulai pukul 16.30. Perkiraanku maksimal pukul 7 ujian sudah selesai. Pagi tadi aku sidah bilang dengan Senseinya Fatah. Kalau ujianku belum selesai pukul 7 malam, Fatah akan dijemput Okaasannya. Tantenya Fatah hari itu gak bisa menjemput Fatah. Alhamdulillaah Okaasannya bisa menjemput Fatah. Pukul 18.30 saat istirahat, sudah pasti kalau sesi ujian akan berlanjut lebih dari pukul 7 malam, akhirnya aku menelpon sekolah Fatah dan memberitahu Senseinya kalau Fatah sore itu akan dijemput Okaasannya. Lalu, menelpon Okaasannya untuk minta menjemput Fatah. Karena baru pertama kali dijemput Okaasannya, Fatah sempat gak mau masuk juga. Akhirnya saat kujemput pukul 9 malam (lagi) Fatah sedang asyik main dengan kakaknya, anaknya Okaasan.

Empat kali meminta teman menjemput Fatah mengajarkan kepadaku kadang berteman dengan orang-orang yang baik itu serasa memiliki keluarga di tanah rantau.

Note :

Taqaballaahu minna wa minkum. Maaf lahir batin dari kami.

lebaran

2 thoughts on “[Serial LDM] Saat Fatah dititipkan

  1. Sedih-sedih gimana ya Fety? Alhamdulillah pertolongan Allah dekat dan selalu ada orang baik di sekitar kita… Taqabbal ya karim, banyak maaf juga dari saya kalau selama berinteraksi dengan Fety ada bikin salam. Sun sayang buat Fatah yaaaa ^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s