[Serial LDM] JpGU 2014 dan Museum Ramen

Saat ayah Fatah masih di Jepang, jika aku ada jadwal seminar, maka ayah Fatah yang bertugas menjemput Fatah di daycare dan mengambil alih semua urusan Fatah. Nah, saat LDM gini, akhir Mei kemarin aku punya jadwal seminar pada tanggal 30 Mei 2014 di Japan Geoscience Union (JpGU). Sesi presentasiku kebagian di sore hari, antara pukul 17.00-17.45 JST. Setelah hitung-hitungan waktu, antara tempat seminar dan rumah yang pulang pergi bisa memakan waktu 2-3 jam menggunakan kereta, akhirnya aku mengambil keputusan Fatah dititipkan di daycare yang disediakan oleh panitia seminar.

Rencana awal lain adalah, karena kemungkinan akan sangat malam tiba di Chiba lagi, aku sudah meminta kesediaan seorang teman yang apatonya dekatan dengan tempat seminar untuk numpang nginap semalam. Akhirnya, rencana ini aku batalkan karena setelah hitung-hitungan waktu lagi, kalau menginap aku gak akan keburu ke tempat baito keesokan harinya.

Pada hari H, aku bermaksud menitipkan Fatah ke daycare dulu di pagi harinya dan setelah waktu tidur siang, aku akan menjemput Fatah sekitar pukul 2.30 dan langsung ke tempat seminar. Tetapi, semua rencana awal ini gak jadi dilaksanakan, karena di pagi hari tanggal 28 Mei itu Fatah gak mau ke daycare. Salahku juga sih sudah bilang satu hari sebelumnya kalau hari itu kita akan naik kereta. Nah, karena Fatah ingat kalau hari itu sudah dijanjikan naik kereta, saat diminta ganti baju untuk pergi ke daycare, Fatah menolak dan berulang kali bilang mau naik kereta.

Akhirnya, aku menelpon daycare Fatah dan bilang ke gurunya kalau Fatah libur hari itu. Karena Fatah sudah ribut dari pagi hari minta naik kereta, akhirnya pagi itu juga aku berfikir mencari tempat yang bisa menyibukkan Fatah dan membuat Fatah capek supaya nanti pas sampai di tempat seminar Fatah tinggal tidur sekalian tempat numpang shalat Dzuhur dan makan siang yang dekat dengan tempat seminar.

Kandidatnya adalah museum ramen di dekat stasiun Shin Yokohama. Kalau menurut perkiraan dari tempat museum ini ke tempat seminar sekitar 15-30 menit total perjalanan (jalan plus nunggu kereta dan naik kereta :)).

Siip. Itu rencana awal. Akhirnya, sekitar pukul 9.30, kami meninggalkan apato. Sekitar pukul 2 akhirnya sampai juga di museum ramen ini setelah bolak-balik naik kereta, nanya ke petugas kereta dan nanya orang-orang sekitar. Aksesnya sebenarnya lumayan mudah. Di pintu keluar stasiun Shin Yokohama ini kalau kita nanya petugas stasiun kita akan diberikan peta kecil untuk menunjukkan arah museum dari stasiun ini. Masalahnya hari itu hujan deras sekali, dan petanya juga gak jelas, akhirnya nyasarlah beberapa kali.

Kalau ngelihat web ini http://www.raumen.co.jp/english/, cukup jelas juga bagaimana ke museum ini dari beberapa stasiun besar di Tokyo seperti Shinjuku, bandara Narita, bandara Haneda dan lain-lain. Yang perlu diwaspadai yah itu petunjuk arah dari stasiun Shin Yokohama ke tempat museum ini. Waktu itu gak nanya detil dengan petugas keretanya, ternyata kalau mau ke sini, lebih baik nanya detil bagaimana cara ke museum ini dari stasiun Shin Yokohama.

Dalam perjalanan di kereta.

Dalam perjalanan di kereta.

Sesampainya di museum ini, dengan dibantu petugas akhirnya membeli tiket masuk dulu. Harga tiketnya cukup jelas. Di bagian informasi, aku nanya bagaimana kalau mau shalat di museum ini. Oh yah, dalam rangka menarik banyak pengunjung muslim, di museum ini kita bisa shalat dan juga disediakan menu halal. Menu halalnya bisa dilihat di sini : http://www.raumen.co.jp/information/news_000129.html.

Setelah dijelaskan bagaimana kalau mau shalat, akhirnya aku dan Fatah menuju ke toko ramen Ryu Shanghai (lupa euy terletak di lantai berapa, tapi kita bisa melihat posisi toko ini di lantai berapa di layar besar yang ada di pintu masuk). Toko ramen ini menyediakan menu ramen yang bisa dikonsumsi oleh muslim. Karena gak tahu nama menunya, saat di rumah gambar ramen yang bisa dikonsumsi ini sudah aku foto dulu. Nah, saat di museum tinggal menunjukkan gambarnya dan nama tokonya ke petugas lalu si petugas ini yang akhirnya membantu menunjukkan di mana toko yang menjual ramen itu.

Fatah lagi makan ramen.

Fatah lagi makan ramen.

Suasana di depan toko. Di pojok kiri atas itu ramen yang kita makan.

Suasana di depan toko. Di pojok kiri atas itu ramen yang kita makan.

Ini adalah pertama kali aku makan ramen selama 6 tahun tinggal di Jepang. Sudah sangat terkenal kalau ramen di Jepang itu kuahnya selalu dari tulang babi dan jelaslah gak bisa dimakan. Rasanya ramen ini kalau menurut aku lebih enak indomie daripada ramen ini 🙂 Tapi paling tidak sudah mencicip rasanya ramen :).

Setelah makan ramen, aku nanya ke petugasnya kalau mau numpang shalat. Ternyata ruangan shalatnya berbeda lantai dengan tempat kami makan ramen. Akhirnya petugas itu menghubungi temannya dan kami menuju ke lantai untuk tempat shalat. Alhamdulillaah dibantu dengan petugas yang baik hati, aku bisa numpang shalat di museum ramen ini. Ruangannya bersih dan ada juga wastafel. Saat shalat kita akan dikunci dari luar oleh petugasnya. Kalau sudah shalat tinggal telpon petugasnya dengan menggunakan telpon yang ada di dalam ruangan shalat itu.

Suasana ruangan shalat.

Suasana ruangan shalat.

Setelah shalat, aku dan Fatah langsung bersegera ke tempat seminar. Di tengah perjalanan alhamdulillaah Fatah tidur. Sampat di tempat seminar sekitar pukul 16.30 JST. Setelah serah terima Fatah yang dalam keadaan tidur dengan daycare dadakan yang disediakan oleh panitia seminar, aku langsung ke ruangan tempat bidangku. Alhamdulillaah masih ada waktu menghela nafas sebelum presentasi. Aku berada di tempat seminar sampai pukul 19.00 JST. Setelah shalat magrib yang numpang di ruangan yang dijadikan daycare, aku dan Fatah pulang ke Chiba. Menempuh sekitar 3 jam perjalanan menggunakan kereta. Alhamdulillaah Fatah mau bekerja sama. Kami sampai di Chiba dengan selamat sekitar pukul 22.00 JST. Hari yang capek, tentu saja. Malam itu ditutup dengan tidur yang lelap karena kami berdua sama-sama kecapekan 🙂

Iklan

10 pemikiran pada “[Serial LDM] JpGU 2014 dan Museum Ramen

  1. aku baca ini kok jadi terharu ya… apalagi membayangkan ‘nyasar beberapa kali’ (dan sambil bawa anak). semoga perjuanganmu dalam proses menuntut ilmu membuahkan hasil yang memuaskan.
    Ikut seneng ternyata Fatah sholeh banget ya… sepanjang perjalanan dan mau di day-care panitia seminar (padahal belum kenal sebelumnya). Jempol deh buat Fety

  2. itu sajadah disediakan, atau memang bawa sendiri?

    aku pun di Jakarta kalo mau makan ramen pasti nanya dulu. Waspada banget dengan kuahnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s