[SPIdJ] Profesi Terkenal di Jepang

Cat : Sudah lama ide tulisan ini mengendap di draft. Baru memulai menuliskannya setelah membaca tulisan Rika di Finlandia ini.

@@@

Sewaktu membeli sebungkus sereal yang sedang promo di supermarket dekat apato, aku menemukan ada sekeping VCD di dalamnya. Judulnya adalah profesi-profesi yang terkenal di Jepang. Aku tidak tahu profesi-profesi yang terkenal ini merupakan kesimpulan sebuah penelitian yang seperti apa dan dilakukan oleh lembaga apa. Di VCD atau di dalam kemasan cereal tersebut tidak ada keterangan apapun. Juga tidak ada keterangan pengurutan nomor profesi di survey itu ada hubungannya dengan tingkat keterkenalan profesi atau tidak.

Lalu, apakah profesi-profesi yang terkenal di Jepang? Ada empat ternyata.

1. Carpenter (Tukang kayu)

Di VCD tersebut digambarkan tukang kayu ini sebagai orang yang membangun rumah. Beberapa kali melihat pembangunan rumah di sepanjang jalan apato-rumah, aku kagum dengan cara kerja para tukang bangunan ini. Rapi. Itu menurutku. Oh yah, rumah-rumah di Jepang itu tidak dibangun dari batu bata, semen dan pasir. Berdasarkan pengamatan beberapa kali melihat pembangunan rumah di Jepang, bagian atap, dinding, pintu, jendela, kusen itu tinggal disatukan. Jadi memang semua bagian printilan rumah itu sepertinya sudah dibuat oleh pabrik.

2. Patisserie (Tukang kue)

Kalau profesi nomor dua ini digandrungi sepertinya karena di Jepang itu banyak sekali toko roti dan toko kue. Bahkan sempat beberapa kali melihat dorama dengan tema tukang kue ini. Tukang kue di dorama ini bukan sebagai peran pembantu, tapi sebagai peran utama.

3. Game Creator

Siapa sih yang tidak tahu game-game terkenal yang berasal dari Jepang. Game-game yang ada di nintendo DS, Play station, game-game online dan banyak lagi. Wajarlah kalau profesi satu ini juga digandrungi oleh banyak anak muda.

4. Dokter

Ternyata dokter juga termasuk profesi yang terkenal di Jepang. Dipahami sih, klinik dokter itu banyak bertebaran di Jepang. Di dekat apatoku aja ada 2 klinik dokter umum yang posisinya dekat. Ada juga 3 klinik dokter gigi yang jaraknya kurang lebih 200 meter. Kalau dokter adalah profesi yang diminati, maka perawat itu bukanlah profesi yang diminati oleh anak muda Jepang. Sewaktu mengambil sebuah mata kuliah di semester pertama sempat mengikuti kelas yang membahas perjanjian Jepang dengan beberapa negara, termasuk Indonesia, tentang diimpornya tenaga perawat untuk bekerja di Jepang.

“Gajinya kecil, tapi tugas dan tanggung jawabnya berat”, begitu salah satu alasan yang dikemukakan oleh seorang teman kuliah saat aku bertanya alasan mengapa profesi perawat tidak terlalu diminati oleh anak muda Jepang.

Jadi, apakah memang benar di negeri maju itu profesi dipilih berdasarkan keinginan dan mimpi si anak? 🙂

Iklan

20 pemikiran pada “[SPIdJ] Profesi Terkenal di Jepang

  1. Belajar dari Jepang, sebagai apresiasi kepada profesi tukang kayu, ada lagu anak,
    Katakan padaku hai tukang kayu, bagaimana caranya memotong kayu. …..
    Belajar menghargai ragam profesi melalui lagu dan gerak.
    Salam

  2. Sebagai apresiasi kepada tukang kayu, ada lagu anak, Jeng Fety:
    Katakan padaku hai tukang kayu, bagaimana caranya memotong kayu. …..
    Belajar nada dan gerak, belajar menghargai ragam profesi melalui lagu.
    Salam

  3. wah..
    posisi pertama tukang kayu mba??
    Gak nyangka yah…

    Senang rasanya kalo kita bisa bekerja dan menghasilkan uang dari pekerjaan yang kita gemari sih mba…sayang kalo di Indo masih rada berat yah…

  4. Assalaamu’alaikum wr.wb, Fety…

    Jika dilihat dari penjelasan profesi di atas, ternyata rata-ratanya bidang ini dikuasai lelakikan. Saya punya teman asal Jepang, tinggal di Hokkaido menceritakan bahawa para suami yang mencari rejeki sedangkan isteri sebaiknya jadi ibu rumah tangga sahaja.

    Salam sore dan selamat istirehat di penghujung pekan. 😀

    • Wa’alaykummussalam wr wb, iya Bunda di Jepang kebanyakan memang hanya laki-laki yang bekerja. Tapi, sekarang ini banyak pula perempuan yg bekerja d luar rumah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s