[Serial Fatah] Akhirnya Menggunakan Stroller

Setelah 16 bulan menggendong Fatah ke mana-mana, akhirnya kami memutuskan membeli sebuah stroller. Fatah sudah semakin berat digendong. Beberapa kali tulang belakang juga terasa sakit.

Merknya Combi. Bukanlah stroller baru, tapi alhamdulillah masih bagus bentuknya. Yang terpenting adalah ringan karena mesti membawa naik turun ke lantai 5 serta mesti mengangkat-angkat naik turun tangga kalau melewati stasiun yang tidak menyediakan lift.

Pertama kali dicoba hari minggu tanggal 17 Februari, dengan membawa Fatah ke sebuah tempat tengah-tengah Tokyo. Waktu tempuhnya dari rumah kurang lebih 2 jam. Alhamdulillah sepulang dari membeli stroller hari sabtunya, meskipun Fatah menangis memberontak tidak mau di dudukan stroller, aku dan suami menemukan trik supaya Fatah tetap mau di stroller. Tipsnya adalah tidak mengangkat Fatah meskipun dia nangis.

Perjalanan pergi sekitar 2 jam, alhamdulillah lancar. Mesti dua kali ganti kereta. Di tempat penggantian kereta yang pertama, platform kereta selanjutnya bersebelahan dengan platform kereta sebelumnya, sehingga setelah turun dari kereta sebelumnya, langsung naik saja menuju kereta selanjutnya. Di tempat penggantian kereta kedua, tidak ada lift, jadinya mesti menuruni anak tangga dengan mengangkat Fatah yang tertidur di strollernya.

Yang parah adalah saat pulang, di tempat penggantian kereta pertama mesti menuruni anak tangga dengan lagi-lagi mengangkat Fatah dan strollernya. Alhamdulillah ada bantuan dari seorang teman. Di tempat penggantian kereta kedua, lagi-lagi harus menuruni tangga dengan mengangkat Fatah dan stroller lalu untuk menuju tempat platform, menaiki tangga juga sambil mengangkat Fatah dan strollernya.

Bersyukurnya aksi mengangkat stroller beserta Fatah saat menaiki dan menuruni tangga di sepanjang hari itu di saat Fatah lagi tidur. Alhamdulillah karena anaknya anteng, aku juga gak grogi mengangkat stroller beserta Fatah sambil menaiki dan menuruni tangga.

Sepertinya PR besar nih, supaya menghafalkan stasiun-stasiun di sekitaran Tokyo dan Chiba yang mempunyai lift.

Foto ekspresi Fatah saat pertama kali didudukkan di stroller 🙂

20130222-123139.jpg
Manyun

20130222-123300.jpg
Masih manyun

Iklan

20 pemikiran pada “[Serial Fatah] Akhirnya Menggunakan Stroller

  1. Awwww.. Fatab lucu banget siiih.. Mukanya ngambek gitu duduk di stroller.. Om Bubu aja malah sering iri loh sama baby2 di stroller, katanya enak ga perlu cape jalan tinggal duduk aja kaya boss bisa kemana2.. Hahahahaa..

  2. Assalaamu’alaikum wr.wb, Fety…

    Alhamdulillah, kembali menyapa Fety di sana. Sudah ada baby rupanya. Saking lama tidak bertamu di sini, banyak kisah tidak diketahui. Fatahnya kayak anak eskimo aja dengan baju tebal begitu ya. Apa di sana sedang musim sejuk ?

    Iyah… begitulah pengorbanan orang tua buat anak-anak mereka. Tidak pernah jenuh dan lelah asalkan anak-anak bahagia. Jadi terharu bercampur lucu baca acara angkut fatah di tangga. pasti bapa Fatah semakin kuat tulangnya kayak ahli angkat berat… hehhee.

    Salam rindu buat Fety dari Sarikei, Sarawak. 😀

  3. Ternyata bayi tuh emang ga betah lama2 di stroler ya? Sama kyk fa, aku jg baru beli stroller, sbnrnya ada yg lama, pemberian budenya, tp tali seat belt nya rusak, jadi beli lg yg lbh murah, cuma buat dia makan lhoo hahaha.. Abis makan jg mintanya gendong, ga kuat pinggang nih hehehe…

  4. stroller baru pertama ‘pegang’ disini mbak Fety, itu bekas juga hehehee. lumayan lah buat Fahmi waktu pertama datang. tapi sekarang meski uda gede kalo liat bawa stroller ujung ujungnya males jalan. Perjalanan jadi lebih lama karena muter muter cari lift.
    Dapat yang Jeep. Lum pengalaman cari stroller , pilihnya yang langsing waktu dilipet tapi rada berat jg ternyata.

  5. alhamdulillah Fatah lama2 betah ya.. Semoga cepet hapal stasiun2 yg punya lift.. Kebayang juga harus sesekali ngangkat lift kalo turun-naik tangga 🙂

    btw, DL utk buku itu tgl 31 Mei.. Sy tunggu ya partisipasinya 🙂

  6. mirip banget ama stroller kita!
    stroller combi ini emang mantap. ringan dan tahan banting!
    stroller kita itu dari sejak andrew lahir lho. berarti 7 th lebih usianya. udah pernah dibawa dari jakarta ke singapur, balik jakarta, dibawa pindah ke SF trus ke LA, trus dikirim ke SF lagi buat dipake pas adik ipar punya anak, sampe anaknya udah gak muat strollernya dibalikin ke kita lagi dan sekarang dipake emma! hebat kan stroller nya ya… 😀

    • Wuah, mantap nian strollernya Andrew. Waktu nemu stroller ini di toko bekas, langsung diambil. Baru satu kali jalan jauh dengan stroller ini dan memang benar, strollernya ringan 🙂 Moga bisa bertahan lama juga.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s