[SPIdJ] Semua Tergantung Anak

SPIdJ kali ini bercerita tentang pembicaraan yang berkesan yang kudapatkan dari guru sekolah Fatah tentang tumbuh kembang seorang anak.

#Pembicaraan 1

Situasi : Kali ini, kami para orang tua, diundang untuk datang ke sekolah. Temanya adalah dalam rangka sosialisasi beberapa hal. Di akhir acara, aku dan para orang tua teman sekelas Fatah diajak duduk melingkar bersama dengan guru penanggung jawab kelas Fatah.

Guru Fatah (GF) : Yah, silahkan, klo ada yang mau ditanyakan, Ibu-ibu.

Orang tua teman Fatah (OT 1) : Iya, Bu Guru, anak saya sudah lebih dari satu tahun dan belum bisa berjalan.

GF : Ibu-ibu, perkembangan masing-masing anak itu berbeda. Semuanya anaklah yang menentukan kapan dia akan tengkurap, duduk, merangkak dan berjalan. Bagi seorang anak, berjalan itu adalah hal perubahan yang sangat besar dalam hidupnya. Jadi, biarlah dia yang menentukan kapan dia mau melangkahkan kakinya pertama kali. Kita hanya menstimulasinya.

Aku : @%& *mengangguk-angguk setuju*

#Pembicaraan kedua

Situasi : Pembicaraan kali ini terjadi antara aku dan gurunya Fatah. Temanya adalah tentang Fatah yang akhir-akhir ini sering susah buka mulut.

A : Bu Guru, kalau di sekolah, Fatah makan siangnya gimana yah?

GF : Kadang banyak, kadang sediikit, Bu.

A : Ya, di rumah sekarang juga sedang susah buka mulut.

GF : Ibu, nafsu makan anak usia setahun itu seperti gelombang, kadang naik kadang turun. Bukannya suhu tubuh anak setiap pagi juga berubah-ubah seperti gelombang? Semangat yah!

Dua pembicaraan yang cukup mengena di hati. Semoga senantiasa mengingatkan diri kalau setiap anak adalah unik 🙂

@kampus, November 2012

Iklan

16 pemikiran pada “[SPIdJ] Semua Tergantung Anak

  1. Setuju Mbak, sebelumnya ada temen yang kebetulan dokter, dia juga mengatakan hal yang sama, ‘take it easy, don’t be worry’ karna walaupun masih anak-anak mereka punya insting untuk bisa mengerti kebutuhan tubuh mereka.
    Mudah-mudahan aja nanti kalo aku punya anak, aku nggak mudah panik dan terpengaruh dengan mitos-mitos yang ada, aamiin… 🙂

  2. ya, sedangkan kakak adik pun beda sekali… Santai saja, dan kita bisa menemukan suatu yang baru dari anak kita setiap harinya. Kai itu bisa satu hari sama sekali tidak makan loh 😦

      • ya ngga makan…. cuma minum susu. Nanti kalau lapar baru dia minta makan, dan makannya banyak kalau dia minta. Satu porsi dewasa bisa habis loh. Intinya dia ngga bisa ikutin jam makan kita. Padahal di hoikuen dan TK kan teratur tuh makannya, jadi ya gitu deh. Kupikir ya ngga perlu dipaksa juga kalau dia ngga mau 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s