[SPIdJ] Kisah Minyak Kayu Putih dan Minyak Zaitun di Jepang

Selama di Jepang aku sangat sekali menggunakan minyak kayu putih dan minyak zaitun terutama saat musim dingin. Minyak kayu putih untuk menghangatkan seluruh tubuh sedangkan minyak zaitun berfungsi sebagai pelembab tangan di saat musim dingin. Kedua minyak ini tentu saja tidak dijual di Indonesia, jadi mesti minta kirimin dengan orang tua atau meminta dibelikan oleh teman-teman yang liburan ke Indonesia.

Nah, ternyata bau kedua minyak ini tidak disukai oleh orang Jepang. Aku juga baru tahu karena aku sudah ditegur saat memakai kedua minyak ini. Kisah minyak kayu putih terjadi di rumah sakit, saat aku menginap di sana saat melahirkan Fatah. Saat itu, kakiku agak bengkak.

Untuk memberi hangat-hangatan ke kaki, aku membaluri kakiku mulai dari pangkal paha dengan minyak kayu putih ini. Lumayanlah membuat kaki terasa hangat. Tetapi, di suatu hari :

Bidan (A) : Eh, Febty-san pakai minyak itu yah *menunjuk ke arah botol minyak kayu putih*

Bidan ini tahu bau minyak kayu putih karena dia pernah liburan ke Bali beberapa kali.

Aku (B) : Iya, untuk hangat-hangatan di kaki saya.

A : Tolong dihentikan yah. Baunya sangat menyengat bisa mengganggu pasien lain.

B : I-i-ya *terbata-bata menjawab*

Lain lagi dengan kisah minyak zaitun. Ini terjadi di labku. Hari itu aku baru saja kembali ke kampus sehabis menyusui Fatah saat istirahat siang.

Asisten Profku (A) : Anu, Febty-san, sering sekali kan yah menggunakan pelembab tangan. Saya tidak suka baunya. Tolong diganti yah pelembab tangannya.

Aku (B) : E-e-h, tapi itu bukan pelembab kok. Itu minyak zaitun. Kalau musim dingin kuku tangan saya sering pecah-pecah makanya saya menggunakan minyak zaitun itu.

A : Iya, saya tidak suka baunya *keukeuh*

B : Ok *ngeloyor ke meja*

Padahal aku dan A ini tidak seruangan. Dia ke ruanganku kalau mau memanaskan makan siangnya di microwave atau membuat teh/kopi panas saja. Alhamdulillah sorenya aku pindah ke ruangan lain yang tidak akan dikunjungi oleh si A ini. Berarti minyak zaitun tetap bisa dipakai kan yah? 😀

@kampus, April 2012

Iklan

3 pemikiran pada “[SPIdJ] Kisah Minyak Kayu Putih dan Minyak Zaitun di Jepang

  1. Inga.. memang terkadang japanese lugas yah bicaranya tapi tanpa tendensi apa2 ternyata, saya pernah tersinggung dan sampai sekarang belum lupa karena kelugasan mereka 🙂 senang baca cerita2mu ttg Jepang. pengen cari kuliah disana tp… banyak pertimbangan terutama trio bocil, ciut lg deh..

  2. repot juga gitu yah… harus kompromi dengan banyak orang, he..he…
    tapi beneran kok, aku juga kalaua cium bau minyak angin jadi ikut pusing, padahal sebelumnya nggak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s