[SPIdJ] Di dunia nomor satu; Indonesia

Catatan Pembuka : Lanjutan juga dari jurnal yang ini 🙂

###

M : Saya menonton acara di TV yang berjudul Sekai de Daichi (baca : Di dunia Nomor Satu) tentang Indonesia. Ternyata orang Indonesia itu adalah nomor satu di dunia sebagai orang yang tidak marah.

A : Oh yah *dengan raut muka senang*

M : Iya. Jadi ada kamera tersembunyi yang merekam seorang kakek dari Indonesia, Amerika, Jepang dll yang ditumpahi minuman oleh seorang anak kecil. Hanya kakek dari Indonesia yang tidak marah saat kakinya ditumpahi oleh air. Bahkan dia senyum. Sedangkan yang dari negara lain, reaksinya adalah marah sesaat setelah ditumpahin air oleh anak kecil.

A : *tersenyum*

M : Ada juga perlakuan yang lain. Hanya yang dari Indonesia yang tidak marah sesaat setelah dipukul tangannya oleh orang lain. Bahkan orang ini juga tersenyum.

A : Gitu yah *masih tersenyum bangga*

M : Memangnya orang Indonesia gitu yah sama anak kecil?

A : Rata-rata begitu sih karena namanya juga anak kecil.

M : Jadi, kamu juga gak bisa marah yah sama anak kecil.

A : Yah, namanya juga anak kecil. Mereka kan belum mengerti.

M : Gitu yah *dengan raut muka belum puas*

@kampus, Jan 2012

Iklan

17 pemikiran pada “[SPIdJ] Di dunia nomor satu; Indonesia

  1. Cuman ditumpahin air, wajar gak marah. Apalagi udah kakek2. Biasanya lebih penyabar.
    Tapi, kalo dipukul tangan tapi ga marah, kayanya ga wajar deh. Spesies langka tuh.

  2. wah kalau sampai marah sama anak bau kencur ya tetap keterlaluan lah ya mb..anak kecil kan unyu2 dan lugu. Ada juga saya dengar kasus penyiksaan terhadap anak balita karena dia mengambil salak di kebon salak tetangga, kasihan banget adeknya sampai trauma. Yah walaupun orang Indo tapi tetep aja yang masih sadis sama anak kecil. Tidak punya hati kali ya

  3. Aku mampirrrr…hihihi…
    Setujuuuh…mungkin karena budaya juga kali ya… ^_^
    Di Indonesia, kalau sampai ada orang dewasa yang marahin anak kecil pasti dianggap gak dewasa banget, ya kan? Kecuali ibunya yang marahin hahaha

  4. Betul-betul, kalo sama anak kecil pasti yang tua jadi lebih sabar.
    Tapi kalo di tempat aku sekarang banyak kakek-kakek *kenalanku* yang kurang suka kalau harus berinteraksi dengan anak-anak kecil lebih dari say ‘hi’, agak heran juga awalnya, karna terbiasa di Indo dimana-mana ketemunya kakek-kakek yang langsung ceria kalo ada anak kecil menghampiri mereka. 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s