[Jepang dalam Foto] Cantabille dan Salju

Tahu tentang dorama Nodame Cantabille dari mbak erry. Alhamdulillah sudah nonton online. Memang kental dengan perjuangan. Memang begitulah tipikal dorama di Jepang. Tapi, kali ini bukan ingin meresensi dorama itu. Cerita ini sudah lama, sekitar sebulan yang lalu.

Selama 2 tahun 6 bulan di Jepang, memang beberapa kali menonton konser musik klasik. Tentu gratis. Kalau diminta bayar, wuah tidak kuat kantong mahasiswa seperti saya untuk membayarnya😀 Yang nawarin nonton gratis adalah foundation yang selama ini memberi beasiswa. Nah, yang bulan kemarin adalah yang terakhir kalinya mendapatkan tiket nonton konser musik klasik gratis itu. Alhamdulillah bisa nonton bareng mas. Diniatkan banget deh untuk membawa kamera, memotret dan dipajang di blog. Untuk kenang-kenangan suatu saat🙂

Meski sempat ditegur petugas gedung -karena sebenarnya tidak boleh memotret-, alhamdulillah, ada tiga foto yang bisa diambil. Lumayan untuk kenang-kenangan.

Foto pertama saat konser belum dimulai

Foto terakhir setelah konser selesai

Kita berdua ikutan mejeng🙂

Saat pulang, sekitar setengah sebelas malam, di kereta menuju ke Nishi Chiba, kami melihat pemandangan di bawah ini.

Sungguh kontras bukan? Saya dan suami mungkin termasuk kategori yang tidur🙂

Sebenarnya saat menonton konser malam itu, di sekitar Chiba-Tokyo sedang turun salju. Namun, malam itu saljunya tidak bisa difoto. Alhamdulillah dua hari setelah itu salju turun lagi di sekitar Chiba. Ada beberapa foto yang bisa diabadikan.

Salju di halaman bangunan apartemen di depan gedung kami

Salju di atas beberapa mobil yang parkir di depan gedung kami

Salju di depan gedung kami

Masih salju di depan gedung kami

Itulah beberapa foto yang bisa diabadikan di musim dingin kali ini.

@rumah, Maret 2011

21 thoughts on “[Jepang dalam Foto] Cantabille dan Salju

  1. hohoho…
    salut dengan mbak fety..
    selalu konsisten update tentang apapun itu yang mbak temui dijepang..
    tapi keren mbak bisa jadi sejarah nantinya…

    masih banyak cerita yang ga sil tulis selama dibandung..
    jadi tersemangati lagi..

  2. Iya aku juga dulu suka nonton konser kalau dapat tiket gratis, kalau ngga males…keluarin duit minimum 5.000 yen? hihihi

    wah hebat kamu bisa foto orang di kereta. Biasanya mereka suka marah loh kalau difoto, apalagi pas klik kan berbunyi.

    EM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s