Souji (掃除)

Di jepang musim panas sudah berlalu. Musim gugur pun sudah dimulai. Udara sudah mulai dingin. Langit lebih sering mendung. Hujanpun kadang menemani hari-hari. Akibatnya, bisa dipastikan, mendapat asupan air yang berlimpah membuat rumput-rumput tumbuh dengan sempurna. Membentuk ilalang. Meski hijau, namun tetaplah merusak pandangan mata jika ilalang itu tumbuh di sekitar kampus.

Di belakang gedung tempat ruangan labku berada ada tanah kosong. Difungsikan untuk banyak hal. Tempat parkir sepeda, tempat main catch ball juga sebagai tempat ditanamnya beberapa pohon. Rumput ilalang itupun sudah agak tinggi di musim sekarang.

Kemarin sore, kami membersihkan tanah kosong itu. Bersama-sama. Bukan hanya mahasiswa, juga para teknisi dan dosen. Aktivitas itu disebut souji (掃除) dalam bahasa jepang. Aku pikir kegiatan ini adalah kegiatan rutin, karena setahun yang lalu, juga di waktu yang hampir sama, aku juga melakukan kegiatan ini bersama-sama.

Kegiatan yang positif menurutku. Sambil berolahraga -karena mesti mencabut/memotong rumput, memasukkan rumput ke dalam plastik sampah, membawanya ke tempat sampah-, berbincang-bincang dengan teman-teman juga di akhir kegiatan akan mendapatkan air minum botol gratis.

Karena itu, kalau ingin melihat para doktor, bahkan profesor memotong rumput dengan sabit atau menggunakan mesin pemotong rumput, berpeluh-peluh mengangkat plastik sampah yang berisi rumput yang sudah dibabat, atau mencabut rumput, maka datanglah ke kampusku tahun depan tepat di bulan Oktober🙂.

 

@campus, Okt 2010

30 thoughts on “Souji (掃除)

  1. assalamu’alaikum
    huhuhuw, iri t0 the max. Hehe. Kapan ya bisa kesana. Apalagi ikutan kegiatan kayak souji. Pasti asik ngeliat siapa saja, dari brbgai pr0fsi tanpa ngeliat apakah pr0fsix lbh hbt atau apa, sm2 keringetan buat ngerjain yg kyk mbak blg. Hehe

  2. hallo mbak ku disana…
    apa kabarnya??

    selalu fresh dengan info2 dan cerita menarik nya di jepang..
    Souji membacanya mengingatkan sil pada SUJI (super junior) boyband asal korea..
    namanya mirip..hehe

  3. salam kenal mbak fety…🙂

    saya juga suka menyapu halaman rumah, gantian dengan adik saya😀
    tapi halamannya ndak kosong, ada pohon mangga dan pohon rambutan, makanya banyak daun yang harus disapu😀😀

  4. Di Indonesia perlu digalakkan budaya seperti ini Fety…
    Ya nanti generasi muda, seperti Fety dan teman2 (termasuk anakku juga) yang harus memberi contoh. Dan karena masyarakat Indonesia patriarchal, maka yang lain akan mengikuti tanpa disuruh.

    Foto-foto….

      • waaaah aku jadi ingat th 94-95 an aku bikin soto ayam jualan di daigakusai di Chibadai, gara-gara wkt itu mhs chibadainya ngga ada yang perempuan. dari yokohama dai ke chiba dai hahaha.

        Di Yokokokudai juga ada reuni pas tgl itu😀

        EM

  5. Kegiatan bersama seperti itu sangat bagus untuk sekali-kali dilaksanakan guna menumbuh-suburkan kebersamaan. Disini akan tampak bahwa pimpinan memberikan contoh yang baik.

    Saya hampir setiap hari melakukan acara bersih2 ketika masih menjadi Taruna di Akabri. Yang paling sering adalah babat rumput sekitar chambree.

    Salam hangat dari Surabaya

  6. Mbak Fety~ hari minggu kemarin makasih yaah..ikannya uenak..!! itu saba yah mbak?

    yangpulangdarirumahmbakFetylangsungbeliikanSaba
    tapinggakjadidimasak,baruingetnggakpunyapemanggang..

    • hihihi, ternyata kepanjangan..

      jadi pulang dari rumah mbak Fety kemarin itu aku langsung beli saba, pengen ikan bakar!! tapi sampe sekarang blm dimasak, karena baru inget nggak punya alat pemanggang -komporku bukan tipe yang ada pemanggangnya- ehehehe..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s