Bersikap Baik pada Hewan

Suatu hari, aku dan suami sedang menunggu bis. Agak lama. Kebiasaan jelek kami berdua adalah jarang menghafal jadwal keberangkatan bis. Di seberang kami, seorang ibu menuntun anjing kesayangannya. Hal yang lumrah di jepang. Saat satu tangan membawa barang bawaannya, tangan yang lain memegang rantai anjing, memastikan langkah-langkah anjing dalam pengawasannya.

Selang beberapa lama. Masih di tempat yang sama, si ibu membungkuk, mengambil sesuatu yang tergeletak di atas trotoar. Membungkusnya dengan plastik. Rapi. Lalu, memasukkannya ke dalam tas tangan kainnya. Aku dan suami hanya melongok. Tergugu. Kami berdua mengetahui dengan pasti bungkusan itu. Beberapa menit sebelumnya, si anjing kesayangannya telah mengeluarkan sesuatu dari bagian pantatnya. Sisa-sisa makanan yang tidak bisa lagi diambil saripatinya.

***

Di hari yang lain. Saat itu sudah gelap. Waktu isya yang ditunjukkan oleh pengingat waktu sholat di komputer labku sudah lama berlalu. Malam itu, aku pulang agak telat. Hampir pukul sembilan malam. Menuju pulang ke rumah, aku mengayuh sepeda membelah malam di jalan yang sama dilewati setiap hari. Kali ini sendirian.

Melewati perempatan ketiga, dua orang dengan anjingnya berada di sisi kiri dan kanan jalan. Di sisi kiriku, seseorang bersama dengan anjingnya hanya diam di sisi jalan. Menunggu nampaknya. Di sisi kananku, seorang bapak dengan menggunakan senter memungut sesuatu dengan plastik. Membungkusnya rapi, lalu memasukkannya ke dalam tas jinjingnya. Di sebelahnya seekor anjing besar juga memperhatikan tuannya. Mungkin berterima kasih karena telah memungut kotorannya sehingga tidak meninggalkan bau bagi pengguna jalan yang lain.

Selang satu meter dari mereka, masih di atas sepeda hitamku, semua fragmen itu tergambar begitu jelas.

 

@campus, Okt 2010

~menulis adalah obat~

6 thoughts on “Bersikap Baik pada Hewan

  1. Pernah membaca berita Obama jalan-jalan membawa kantong plastik bersama anjingnya, gunanya untuk membungkus kotorannya.
    Indonesia masih harus banyak belajar dari budaya negara lain tentang menjaga kebersihan dan menyayangi binatang.

    Dilingkungan rumahku tak sebersih lingkungan lama (maklum rumah dinas)….banyak kotoran anjing yang dibiarkan, jadi kalau jalan-jalan harus melihat ke bawah agar tak menginjak kotoran tsb.

  2. itu bukan hal sepele ya fey.. terlihat sikap bertanggung jawab dr pemilik anjing dengan tidak mengganggu orang lain dengan sampah kotoran dr peliharaan mereka.

    **malu klo ngomongin kelakuan kita disini thd sampah..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s