Sebuah Puisi Untuk Sahabat

Teruntuk Kiki,

Kiki, bila ada sebuah saat engkau merasa sendiri
karena kesedihan yang menggelayut di pundakmu
Ingatlah ada banyak tawa yang pernah kita torehkan
dalam sebuah majelis ilmu yang penuh dengan cinta-Nya

Kiki, bila ada suatu waktu langkahmu terasa begitu berat
karena ada banyak kerikil tajam menghadang
Ingatlah ada banyak langkah-langkah panjang
yang telah engkau tempuh antara Soshigaya-Nishi Chiba
untuk menghadiri sebuah majelis ilmu yang penuh dengan berkah-Nya

Kiki, bila suatu masa ada beban yang menghimpit jiwamu
karena hinggapnya perasaan terpinggirkan dari kasih sayang-Nya
Ingatlah saat-saat 7 jam pertemuan bersama kita
yang selalu mampu menorehkan semangat di hati terdalam
dengan sebuah keyakinan Allah Tidak Pernah Tidur

Kiki, tetaplah tegar dengan setiap kesedihan
seperti seorang ibunda Hajar
karena ketegaran adalah milik perempuan

Kiki, tetaplah kuat dengan banyak penghalang
layaknya seorang ibunda Khadijah
karena kekuatan adalah perisai perempuan

Kiki, tetaplah sabar dengan berbagai himpitan jiwa
laksana seorang Fatimah binti Muhammad
karena kesabaran adalah jiwa perempuan

Dengan cinta,
Febty

@Nishi Chiba, June 2010

PS: Kiki, kunanti penemuan-penemuanmu yang kuyakin akan bermanfaat untuk umat, InsyaAllah🙂