[Resensi] Belajar Menulis dari Tips-Tips Andrias Harefa

Judul : Mengukir Kata Menata Kalimat: Rahasia Andrias Harefa Menulis 30 Buku Best Seller
Penulis : Andrias Harefa
Pewawancara : Edy Zaques
Editor : Agus Santosa
Penerbit : Gradien Books, Cetakan Pertama, 2007
##############

Walaupun di buku ini dicantumkan bahwa Andrias Harefa sudah menulis 30 buku best seller, buku ini adalah buku pertama Andrias Harefa yang aku baca. Buku ini adalah pemberian mbak Nesia Andriani, yang menulis buku yang sudah aku resensi. Buku ini adalah buku kenang-kenangan dari mbak Nesia sebelum kepulangannya ke tanah kelahiran yang diberikannya kepadaku di pertemuan pertama kami. Buku ini adalah teman saat bermalam di rumah sakit saat akan menjalani operasi kuret.

Buku ini disusun dengan model tanya jawab. Sang pewawancara, Edy Zaques, menanyakan beberapa pertanyaan. Kemudian Andrias Harefa akan menguraikan jawabannya dalam bentuk sebuah esai. Hasil wawancara yang dikategorikan ke dalam dua belas bab ini cukup bisa menjelaskan proses perjalanan karir kepenulisan Andrias Harefa, juga bisa mengungkapkan mimpi-mimpi besar seorang Andrias Harefa. Yang menarik bagiku adalah adanya satu buah tips kepenulisan pada setiap dua halaman dari buku ini.

Maka inilah beberapa tips yang dimuat di buku ini yang aku suka, dan juga bisa menjadi penyemangat untuk menggapai sebuah mimpi :

# Tips 8 : Rajinlah mengunyah-ngunyah pertanyaan, dan Anda akan mudah menemukan ide-ide yang biasa ditulis. sehingga menulis menjadi gampang.

# Tips 14 : Agar Anda benar-benar percaya diri, menulislah berdasarkan pengamatan Anda, atau Anda juga bisa menulis berdasarkan pengalaman Anda, lalu perkayalah dengan konsep-konsep teoritis yang membangun. Dan, penting buat Anda bergaul dengan orang-orang positif dan mendukung tekad Anda.

# Tips 18 : Sumber atau pemicu ide yang paling banyak adalah bacaan; bisa koran, tabloid, majalah, atau informasi dari internet. Jadi, penulis yang baik adalah pembaca yang baik.

# Tips 21 : Menulis bisa gampang kalau kita punya cinta. Segampang seorang remaja belia menulis puisi-puisi romantis ketika merasa “jatuh cinta”.

# Tips 25b : Jika ingin menjadi penulis profesional, Anda harus bisa memahami terlebih dahulu pengertian “mutu” dari pihak penerbit: Apakah mutu itu berarti ide-ide “baru”? Apakah mutu itu berarti relevansinya dengan kepentingan umum? Apapun “mutu” itu, harus Anda pahami!

# Tips 32 : Segala sesuatu memerlukan bakat, termasuk dalam tulis-menulis. masalahnya adalah bagaimana minat dan ambisi menulis bisa terpelihara dalam waktu yang lama, bahkan saat tantangan dan kesulitan terasa begitu berat untuk dihadapi. Jawabannya adalah, sekali lagi, komitmen!

# Tips 34 : Anda ingin menulis sebuah buku? Anda tidak harus menulis buku, tapi tulislah satu artikel satu hari. Esok tulis lagi satu artikel. Kemudian tulis lagi satu artikel, dan kelak tulisalah satu artikel lagi….Ops! Carilah benang merahnya! Jahitlah! Permaklah! Nah, jadilah buku Anda!

# Tips 35 : Penulis-penulis yang melahirkan karya besar umumnya adalah “penulis pembelajar” yang tidak pernah menulis buku dengan niatan menulis buku best seller tapi best book.

# Tips 36 : Jangan pernah berharap tulisan Anda akan menyentuh hati pembaca, jika karya itu tak bisa mengkhamiri hati Anda sendiri. Dan jangan pernah berharap karya Anda akan mengubah perilaku seseorang, jika tulisan Anda hanya gagasan semata, jauh dari perilaku Anda …

# Tips 37 : Jika ada penulis yang mengaku produktif tanpa pernah membaca sama sekali, artinya ia berhenti belajar, dan hanya ada dua kemungkinan: Pertama, ia sudah mencapai tingkat “manusia guru”, atau kedua ia pembohong, dan ini mungkin yang lebih masuk akal.

# Tips 39 : Khusus kepada para sarjana yang pernah “belajar” menulis skripsi di kampus terdahulu, sekurang-kurangnya Anda berpotensi menjadi seorang “penulis”.

# Tips 41 : Pengetahuan Barat begitu mendominasi karya tulis manusia Indonesia. Kini sudah saatnya kita memulai lebih berkiblat pada “kearifan lokal”, atau referensi apapun untuk lebih memberi tempat autentisitas kita sebagai penulis.

# Tips 43: Penulis yang baik tidak pernah menulis sebuah konsep yang sederhana menjadi rumit, sebaliknya justru mampu menyederhanakan konsep-konsep yang rumit.

# Tips 47 : Menulislah karena itu memang pilihan hidup Anda, dan karena pekerjaan menulis itu mengasyikkan Anda!

Bagiku tips-tips di atas adalah semacam penyentil saat membacanya. Apalagi saat membaca tips 47, ternyata kita memang harus membuat pekerjaan menulis adalah pekerjaan yang mengasyikkan sehingga kita akan bisa menghasilkan tulisan yang memberikan semangat kepada diri sendiri, juga orang lain.

Happy writing and reading!

@ campus, March 2010

Iklan

39 pemikiran pada “[Resensi] Belajar Menulis dari Tips-Tips Andrias Harefa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s