Si Hitam, Temanku

Ikut memeriahkan lomba mengesankan dalam bersepeda yang diselenggarakan oleh mas isro, maka aku menuliskan pengalamanku bersama si hitam.

####

Warnanya hitam. Sekitar tiga bulan sudah dia menemaniku. Berpergian kemana saja, dia andalanku. Kukayuh dia. Ke kampus. Ke rumah teman. Ke supermarket. Dia adalah milikku yang kedua. Sebelum dia yang kedua ada di setiap langkahku, aku juga pernah ditemani oleh yang lain. Tapi, entah di mana yang pertama kini berada. Aku tak tahu. Aku hanya berharap semoga dia sudah berada di tangan pemilik yang menyayanginya juga.

Aku suka bersamanya. Terutama aku dan dia sedang berada di jalan raya. Percaya deh, aku dan dia selalu akan mendapat kehormatan dari para pengendara kendaraan roda dua dan roda empat untuk bisa mendahului mereka. Menyeberang jalan, misalnya. Aku dan si hitam pasti akan didahulukan. Saat memarkirkan dia, aku juga suka. Tidak perlu pusing menemukan tempat parkir. Di manapun akan kutemukan tempat yang aman dan nyaman memarkirnya. Juga saat di jalan raya, aku juga senang. Ada tempat khusus aku mengendarainya. Tidak perlu bingung dan tidak perlu takut.

Dialah sepedaku. Kunamakan si hitam karena warnanya hitam. Teman-teman mau melihat wujud sepedaku? Gambar di bawah ini adalah dia, si hitam.

Baca lebih lanjut