Beranda > catcil > Cinta adalah …

Cinta adalah …

Kalau seseorang bertanya kepadaku tentang cinta, maka ijinkanlah aku berurai apakah itu cinta dalam jurnal kali ini, yang menandai 4 tahun sudah bercerita di sini :)

###

Cinta adalah …

… komitmen seorang ayah untuk memandikan putranya setiap pagi sebelum menempuh perjalanan 2.5 jam menuju kampusnya, sepagi apapun.

…  komitmen seorang ayah untuk mengganti popok putranya setiap malam setelah menempuh perjalanan 2.5 jam dari kampusnya, semalam apapun.

… komitmen seorang ayah untuk belajar bersenandung, demi bisa menenangkan dan menidurkan  putranya saat  sang istri yang sedang di dapur atau bersih-bersih sepulang dari kampus.

…  komitmen seorang ayah untuk belajar berteman dengan botol, ASIP, senyuman, dan rengekan sang putra di kala ditinggal sang istri ke kampus selama hampir 6-7 jam.

… komitmen seorang ayah untuk mendukung ASI bagi anaknya, dengan cara yang seajaib mungkin; membuatkan madu hangat saat si istri menyusui di malam hari, membuatkan nasi goreng terenak saat si istri kelaparan di pagi hari, membuatkan mie goreng atau mie rebus terlezat saat si istri kelaparan di malam hari, atau membuatkan teh hangat saat si istri sakit perut karena kelaparan setelah semalaman si kecil tidak mau lepas dari aktivitas menyusui.

Cinta adalah …

… bangunnya seorang anak dari tidurnya saat mendengar “Assalammualaikum, ayah pulang”, semalam apapun.

… berhenti sejenaknya seorang anak dari aktivitas menyusui, sehaus dan selapar apapun, saat mendengar “Assalammualaikum. Ayah ke kampus yah. Mas Fatah baik-baik sama ibu di rumah yah.” 

… menjadi lelapnya seorang anak setelah kegelisahan yang mendera saat di gagang telpon terdengar suara ayah “Mas Fatah bobok yah, ayah pulang malam.”

… lirikan mata sang putra yang mengikuti kemanapun sang ayah bergerak setelah seharian ditinggal sang ayah ke kampus.

… tidurnya seorang anak di pagi hari saat sang ibu berada di dapur setelah mendengar “Mas kita bekerja sama yah. Ayah ngantuk. Yuk kita tidur.”

###

@kampus, Feb 2012

Categories: catcil Tag:, , ,
  1. Maret 6, 2012 pada 12:25 PM | #1

    so sweet…:)
    jadi ingat bapak saya pernah berpesan jangan menunda punya anak karena anak bisa mempererat cinta kasih suami istri. beneran kerasa Mbak saat hidup jauh dari keluarga begini, suami istri harus jadi tim yang solid dan saling menguatkan. terasa besarnya kasih sayang suami, sudah capek di kampus, di rumah masih bantuin ngurus anak. jadi tambah cinta dan respek sama suami :)

  2. Februari 29, 2012 pada 6:06 PM | #2

    bagus artikelnya…

  3. Februari 22, 2012 pada 4:44 PM | #3

    senangnya…
    semoga Fatah sehat selalu, nggak rewel kalo ayah ibunya lagi repot :)

  4. Februari 22, 2012 pada 3:09 PM | #4

    hmm, ngomong soal cinta itu gag ada habisnya ya :D

  5. Februari 21, 2012 pada 6:58 PM | #5

    mba Fetyyyyyyy…
    romantis sekaliiiiiii….
    semua hal hal kecil yang sekilas kelihatan sepele yang membuat kita bisa merasakan cinta suami ya mba…
    makanya sebisa mungkin aku selalu berusaha untuk menuliskan semua itu dalam postingan mba…those tiny little things…biar gak lupa :)

    salam sayang buat adek Fatah :)

  6. Februari 21, 2012 pada 1:58 PM | #6

    wow… hebat…. salut … salam buat ayahnya ya…. sukses.

  7. Februari 20, 2012 pada 4:03 PM | #7

    All to my family!
    keluarga selalu nomor satu

  8. Februari 20, 2012 pada 2:02 PM | #8

    bagus artikelnya…ditunggu artikel menarik selanjutnya ya

  9. Februari 19, 2012 pada 6:31 AM | #9

    Fatah : Om dan tante semua, makasih yah :) aku senang ibuku mengenalkan aku dengan om dan tante semua. peluk sayang satu-satu:)

  10. Februari 17, 2012 pada 10:22 PM | #10

    Subhanallah, jadi pengen segera merasakan cinta yg sebenernya dg menikah…
    doakan segera tercapai ya, mbak :)

  11. Februari 17, 2012 pada 9:04 AM | #11

    Cinta keluarga, tak perlu menngobral kata, tapi langsung dengan perbuatan.
    Cinta yang sungguh indah…kerjasama ayah ibu yang indah seperti ini, yang membuat buah hati tenang….

    Berbahagialah engkau Fatah, mempunyai ayah bunda yang sungguh menyayangimu.

  12. Februari 17, 2012 pada 2:18 AM | #12

    Ikut senang membaca tulisan ini, mengingatkan saya juga sebagai ayah adri dua orang anak yang masih kecil :)

    Selamat berbahagia, Mb Febty, suami, dan buah hatinya, mas Fatah:)

  13. Februari 16, 2012 pada 9:31 PM | #13

    Ayah dan anak yang penuh dengan cinta yang tulus..
    Indahnya..

  14. Februari 16, 2012 pada 8:51 AM | #14

    subhanalloh. smg smakin samara..

  15. Februari 16, 2012 pada 8:00 AM | #15

    Wah, betapa bahagianya mbak ya! ^_^
    Peluk cium utk fatah…

  16. Februari 15, 2012 pada 11:17 PM | #16

    indah. Serasa diingatkan diriku sebagai ayah. Sebagian kisah telah biasa kulakukan

  17. Februari 15, 2012 pada 9:52 PM | #17

    anak yang pengertian sekalian ya mbak

  18. Februari 15, 2012 pada 6:56 PM | #18

    Aduh, aku merinding Fety, indah sekali.
    Fatah sekecil itu udah ngerti ya

  19. Februari 15, 2012 pada 6:43 PM | #19

    Aww.. it just so sweet… :)
    Jadi terharu Mbak pas baca post ini. :)

  20. Februari 15, 2012 pada 1:43 PM | #20

    aduh….mengharu biru…
    jadi pengen deh Inga… :)

  21. Februari 15, 2012 pada 12:24 PM | #21

    ahhh cinta keluarga ini memang indah…
    senang bisa ikut membacanya.
    Gambarimashou ne Fatah kun.

  1. Belum ada trackback.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 62 pengikut lainnya.